LKPJ BUPATI BANYUWANGI TAHUN 2016 MULAI DIBAHAS
17-03-2017 | dprd.

Empat Komisi di DPRD Banyuwangi mulai melakukan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi Tahun Anggaran 2016.

Komisi I mengelar rapat kerja bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kesehatan, RSUD Blambangan serta RSUD Genteng.

Sedangkan Komisi II rapat kerja bersama Dinas pertanian,Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata, Dinas perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Koperasi dan UKM, Kamis (16/03/2017).

Ketua Komisi I, Ficky Septalinda,SE mengatakan, dalam pembahasan LKPJ tahun anggaran 2016, pihaknya meminta penjelasan kepada SKPD terkait dengan capaian program kerja dan realisasi penyerapan anggaran hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“ Rapat kerja Komisi I bersama mitra kerja, selain kinerja dan serapan anggaran,kita juga banyak menyinggung terkait dengan pelayanan publik” jelas Ficky Septalinda saat dikonfirmasi Majalah Parlemen

Secara garis besar pelayanan publik mengalami peningkatanyang cukup baik, sehingga banyak daerah lain melakukan study banding ke Banyuwangi. Namun Komisi I menghimbau kepada SKPD untuk tidak puas diri,justru sebaliknya diharapkan mampu menciptakan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan masyarakat.

Sementara hasil pencermatan Komisi II terhadap serapan anggaran yang dilakukan oleh SKPD selaku mitra kerjanya, menilai realisasi pengunaan anggaran dimasing-masing program kerja SKPD cukup  baik dan memuaskan.

“Serapan anggaran sampai berakhirnya tahun 2016, Dinas pertanian terealisasi 86 persen, Dinas Perikanan terserap 96 persen, Dinas perdagangan dan Perindustrian 94 persen, indikasi tersebut kami nilai cukup baik” ungkap Ketua Komisi II,Marifatul kamilah,SH

Meski dari serapan anggaran cukup baik, Komisi II mencatat beberapa program peternakan yang hasilnya belum maksimal, seperti halnya semakin kecilnya populasi sapi betina produktif, optimalisasi Rumah Potong Hewan.(Humas DPRD Banyuwangi)