DPRB Kab. Banyuwangi

Selamat Datang

di Website Resmi DPRD Kab. Banyuwangi

Anggota DPRD Kab. Banyuwangi

Visi


"Menjadi Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang Terpercaya,Kreatif dan Aspiratif"

  • Main Menu
  • Bagaimana Menurut anda tentang kinerja DPRD Kab. Banyuwangi?".

    • Setuju
    • Tidak Setuju
    ×

    LSM GERAK MINTA DPRD DAN PEMERINTAH DAERAH HIDUPKAN KEMBALI PERUSAHAAN DOK KAPAL DAN ARMADA PENYEBERANGAN KETAPANG-GILIMANUK BALI.

    Elemen masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) melalui DPRD Kabupaten Banyuwangi meminta Pemerintah Daerah untuk menghidupkan kembali perusahaan DOK kapal (PT.Trabasti) serta perusahaan pelayaran yang melayani penyeberangan Ketapang – Gilimanuk,Bali. Mereka menilai dua perusahaan tersebut, dapat memberikan sumbangsi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memberikan peluang kerja bagi masyarakat Banyuwangi. Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), anggota DPRD Banyuwangi dari lintas fraksi bersama LSM.GERAK, dengan mengundang hadirkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Samsudin, Kepala Bagian Perekonomian, Heny, Bagian Hukum, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan perwakilan PT.Dumas,Surabaya, Senin (18/11/2019) di Ruang Khusus DPRD Banyuwangi. Ketua LSM GERAK, Sulaiman Sabang,SH dalam rapat dengar pendapat mengatakan bahwa pihaknya memandang perlu memberikan sumbang pemikiran kepada Bupati Banyuwangi,agar melakukan terobosan dan inovasi dalam upaya meningkatkan PAD dan membuka lapangan kerja yang dapat menyerap tenaga kerja asli Bumi Blambangan. “ Permohonan rapat hearing dari LSM GERAK ini, dalam rangka sumbang pemikiran atau masukan untuk Bupati Banyuwangi dan tidak ada kepentingan dari pihak manapun, murni pemikiran lembaga kami “ ucap Sulaiaman Sabang saat dikonfirmasi Awak Media. Pihaknya berpendapat, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi harus dapat menghidupkan kembali dua perusahaan maritim yakni, PT Trabasti pengelola DOK Kapal dan PT.PBS selaku perusahaan pelayaran yang melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Bali untuk dapat beroperasi kembali. “ Kita ketahui perusahaan DOK Apung dan armada penyeberangan Sritanjung yang kita miliki, itu adalah salah satu penghasil PAD yang cukup besar, namun selama ini Pemerintah Daerah terkesan membiarkan, “ ucapnya. Menurut Sulaiman Sabang, ada rasa ketakutan dari pemangku kepentingan untuk kembali mengoperasikan kedua perusahaan dibidang maritim tersebut, padahal tidak ada suatu persoalan yang tidak dapat diselesaikan. “ Harapan LSM GERAK, DPRD bersama eksekutif turun tangan untuk menyelesaikan persoalan jika dipandang memang ada persoalan bukan mempertajam masalah hukum, sehingga perusahaan dapat berjalan kembali untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat, “ jelas Sulaiman Sabang. Sementara dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliono menyampaikan,menyambut baik sumbang pemikiran atau gagasan yang disampaikan LSM GERAK yang meminta Pemerintah Daerah untuk menghidupkan kembali dua perusahaan di bidang maritim, DOK kapal dan armada penyeberangan. “ DOK kapal dan Armada penyeberangan itu usaha yang berpotensi dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan PAD, takalah ada peluang, apa salahnya kalau kita berinvestasi, “ pungkas Ruliono.(Humas DPRD Banyuwangi)

    • TERBARU
    • TERPOPULER
    • ACAK