DPRB Kab. Banyuwangi

Selamat Datang

di Website Resmi DPRD Kab. Banyuwangi

Anggota DPRD Kab. Banyuwangi

Visi


"Menjadi Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang Terpercaya,Kreatif dan Aspiratif"

  • Main Menu
  • Bagaimana Menurut anda tentang kinerja DPRD Kab. Banyuwangi?".

    • Setuju
    • Tidak Setuju
    ×

    WAKIL BUPATI BANYUWANGI SAMPAIKAN NOTA PENGANTAR RAPBD KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2020 .

    DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna, dengan agenda penyampaian nota pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2020, Senin (18/11/2019). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ruliono,SH didampingi Wakil Ketua Dewan lainnya, H.M.Ali Machrus, dan Michael Edy Hariyanto, serta dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko,S.Sos, Sekretarsi Daerah, Ir.H.Mujiono, Asisten Bupati, Suyanto Waspo Tondo, Jajaran Kepala SKPD, Camat, dan Lurah se Banyuwangi. Saat membacakan nota pengantar RAPBD Tahun 2020, Wakil Bupati, Yusuf Widyatmoko menyampaikan, tahun 2020 merupakan tahun kelima dari periode kedua RPJMD Kabupaten Banyuwangi tahun 2016-2021. Menyongsong tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan berfokus pada kebijakan pertumbuhan dan kemandirian ekonomi, serta pemerataan ekonomi yang berkeadilan. “ Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi yang inklusif, pertumbuhan yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Banyuwangi secara merata, disertai upaya menekan kesenjangan dan peningkatan pemerataan distribusi pendapatan antar kelompok masyarakat dan antar wilayah, “ ucap Wabup Yusuf Widyatmoko dihadapan rapat paripurna. Menimbang kondisi ekonomi global, ekonomi nasional dan basis perekonomian di Banyuwangi, maka pada tahun 2020 diperkirakan kondisi perekonomian di Banyuwangi akan berjalan sedikit lebih baik dari kondisi tahun 2019. “ Momentum membaiknya kinerja perekonomian kedepan akan diarahkan pada peningkatan kualitaspertumbuhan ekonomi terutama yang tercermin pada penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran, “ jelasnya. Pendapatan daerah pada tahun anggaran 2020 direncanakan sebesar Rp. 3,339 triliun, dengan komposisi sebagai berikut Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp. 595 miliar. Dana Perimbangan ditargetkan sebesar Rp. 2,448 triliun, dan Lain-lain pendapatan yang sah direncanakan sebesar Rp. 296,3 miliar. “ Komposisi belanja daerah dalam RAPBD tahun 2020 direncanakan sebesar Rp. 3,375 triliun , “ jelas Wakil Bupati Banyuwangi. Kebijakan umum belanja daerah pada tahun anggaran 2020, diarahkan sebagai upaya antisipatif terhadap dinamika situasi yang difokuskan antara lain untuk mempertahankan dan menguatkan ekonomi daerah, peningkatan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan program kegiatan prioritas pembangunan daerah ditengah keterbatasan fiskal daerah. Sedangkan untuk mendukung terciptanya stabilitas keuangan daerah, diupayakan agar selisih antara penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan, yang selanjutnya disebut pembiayaan netto, dialokasikan untuk menutup defisit anggaran. Penerimaan pembiayaan daerah direncanakan diterima sebesar Rp. 35,7 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan nihil. “Eksekutif berharap pembahasan RAPBD tahun 2020 dapat berjalan lancar dan dilandasi dengan semangat bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi, “ pungkas Wabup.Yusuf Widyatmoko.(Humas DPRD Banyuwangi)

    • TERBARU
    • TERPOPULER
    • ACAK