DPRB Kab. Banyuwangi

Selamat Datang

di Website Resmi DPRD Kab. Banyuwangi

Anggota DPRD Kab. Banyuwangi

Visi


"Menjadi Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang Terpercaya,Kreatif dan Aspiratif"

  • Main Menu
  • Bagaimana Menurut anda tentang kinerja DPRD Kab. Banyuwangi?".

    • Setuju
    • Tidak Setuju
    ×

    JAWABAN BUPATI BANYUWANGI ATAS PU FRAKSI TERHADAP NOTA PENJELASAN PERTANGGNGJAWABAN PELAKSANAAN APBD TAHUN 2018.

    Bupati Banyuwangi,H.Abdullah Azwar Anas,M.Si , sampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi DPRD terhadap nota penjelasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2018, dalam rapat paripurna, Kamis (20/06/2019). Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara,SE didampingi Wakil ketua DPRD, Hj.Yusieni. Dihadiri Sekretaris Daerah, Drs.Djadjat Sudrajat,M.Si, Asisten Bupati, Jajaran Kepala SKPD, Camat dan Lurah se Banyuwangi. Menanggapi Pandangan Umum fraksi Golkar-PAN, Bupati Anas menyampaikan, dalam rangka peningkatan PAD, eksekutif sedang melakukan berbagai usaha untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Diantaranya memfasilitasi data PBB kecamatan di Kabupaten Banyuwangi sehingga data wajib pajak menjadi lebih up-date. Mendekatkan dan memudahkan jangkauan pelayanan PBB dan BPHTB kepada masyarakat melalui Mall Pelayanan Publik. Menjawab Pandangan Umum fraksi PDI-Perjuangan, Bupati Banyuwangi mengatakan, terhadap kurang optimalnya pencapaian PAD jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya menjadi perhatian eksekutif. Namun secara nominal, realisasi PAD tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 61,1 miliar atau 17,95 persen. Terhadap penurunan pendapatan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) tahun 2018 bahwa perhitungan tahun sebelumnya terdapat kelebihan setoran PAD dari PUDAM, sehingga perlu normalisasi dan penyesuaian terhadap setoran PAD tahun 2018. Sesuai dengan saran dari BPK RI pada pemeriksaan LKPD tahun 2017, kontribusi PUDAM Banyuwangi pada PAD harus sesuai dengan perhitungan pembagian laba yang telah ditetapkan dan disetorkan ke kasdaerah setelah dilakukan audit laporan keuangan oleh kantor akuntan publik. Menanggapi Pandangan Umum fraksi Demokrat Bupati Anasmenjelaskan bahwa penurunan prosentase atastarget PAD tahun 2018 dibandingkan tahun 2017. Namun apabila dilihat dari nominal capaian tahun 2017 sebesar 388,9 miliar menjadi 450,05 miliar ditahun 2018 terdapat kenaikan penerimaan pendapatan sebesar 61,1 miliar. Mengenai optimalisasi belanja dan transfer di tahun 2018, hal tersebut sebagai implikasi baiknya pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Banyuwangi. Selanjutnya terkait dengan penurunan belanja modal tahun 2018, dikarenakan menyesuaikan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan kemampuan fiskal daerah, namun tidak mengurangi capaian kinerja pemerintah daerah dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Menanggapi Pandangan Umum fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, atas turunya prosentase PAD tahun 2018, Bupati Anas menjelaskan, tidak tercapainya PAD dari sektor pariwisata disebabkan atas kurangnya kesadaran wajib pajak dalam melaporkan dan menyetorkan pajak yang dipungut melalui self assesment. Eksekutif akan berupaya melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pendataan obyek dan subyek pajak melalui pemanfaatan teknologi informasi serta akan melakukan penerapan sanksi yang tegas terhadap wajib pajak yang melanggar aturan Terhadap Pandangan Umum fraksi Gerindra-sejahtera, Bupati Banyuwangi kembali menyampaikan terkait pendapatan daerah tahun 2018, ada kendala eksekutif yang membuat PAD, khususnya pendapatan pajak yang tidak mencapai target dikarenakan kurangnya kesadaran wajib pajak dalam menghitung, melaporkan dan menyetorkan pajak yang dipungut dengan system self assement system. Demiian pula tanggapan Bupati Banyuwangi atas Pandangan Umum fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan fraksi Hanura Nasdem. Usai penyampaian tanggapan atas PU fraksi, rapat paripurna dinyatak selesai dan ditutup.(Humas DPRD Banyuwangi)

    • TERBARU
    • TERPOPULER
    • ACAK