DPRB Kab. Banyuwangi

Selamat Datang

di Website Resmi DPRD Kab. Banyuwangi

Anggota DPRD Kab. Banyuwangi

Visi


"Menjadi Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang Terpercaya,Kreatif dan Aspiratif"

  • Main Menu
  • Bagaimana Menurut anda tentang kinerja DPRD Kab. Banyuwangi?".

    • Setuju
    • Tidak Setuju
    ×

    BUPATI BANYUWANGI SAMPAIKAN LKPJ AKHIR TAHUN ANGGARAN 2017 KEPADA DPRD.

    DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi akhir tahun anggaran 2017, Rabu (05/04/2018). Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ismoko, didampingi Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara, SE, Wakil Ketua DPRD, H. M.Joni Subagio.SH.MH dan Yusieni. Hadir Bupati Banyuwangi, H.Abdullah Azwar Anas. M.Si, Wakil Bupati, Yusuf Widyatmoko.S.Sos, Forum Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah, Drs. Djadjat Sudrajat. M.Si, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat dan Kades se Banyuwangi. Mengawali penyampaian LKPJ akhir tahun anggaran 2017, Bupati, H.Abdullah Azwar Anas menyampaikan capaian kinerja yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2017. Dibidang pendidikan dan kesehatan, melalui rogram tabungan Garda Ampub Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mampu mengentas 5.093 anak putus sekolah. Anggaran sebesar Rp.15 Miliar dialokasikan bagi 700 siswa penerima beasiswa Banyuwangi cerdas. Selain itu melaui program Gandrung JKN, sinergi antara BPJSKesehatan dan Smart Kampung mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan jaminan kesehatan. capaian pemerintah daerah mewujudkan kesejahteraan masyarakat, angka kemiskinan turun 0,15 persen dari tahun 2016 yakni sebesar 8,64 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Propinsi Jatim sebesar 11,77 persen. Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2017 mencapai 5,60 persen, inflasi rendah sebesar 3.17 persen. Untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita di Kabupaten Banyuwangi tahun 2017, naik sebesar Rp. 43,65 Juta per tahun dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp. 41,47 Juta er tahun. “ Indeks Pembangunan Manusia tahun 2017 naik 69,65, dimensi kesehatan dan pendidikan mengalami peningkatan dan daya beli masyarakat tetap konstan , “ jelas Bupati Banyuwangi dihadapan rapat paripurna. Capaian kinerja infrastruktur , dari tahun 2011 hingga tahun 2017 telah dilakukan perbaikan dan pembangunan 3.718 Km saluran irigasi. Ditahun 2017 juga telah dibangun sebanyak 15 embung baru dengan kapasitas 5000 hingga 8000 kubik air, yang mampu mengairi 1.800 Ha sawah. Untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas barang dan orang dalam menunjang perekonomian daerah, telah dilakukan perbaikan jalan sepanjang 2.750 Km dari 3.010 Km total jalan di seluruh kabupaten Banyuwangi. “ Bidang pariwisata tahun 2017, ada kenaikan kunjungan wisatawan sebanyak 4.806,743 orang, naik 53 persen dibanding tahun 2016, “ ucap Bupati Anas. Dari sisi Pendapatan Daerah tahun 2017 dari target sebesar Rp.2.872.911.868.319,00 terealisasi sebesar Rp. 2.730.897.180.979,37 atau 95,06 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 388.955.747.783,79 atau 84,55 persen dari target sebesar Rp. 460.001.533.716,00. Pendapatan transfer tercapai sebesar Rp. 2.180.689.829.775,00 atau 96,91 persen dari target sebesar Rp. 2.250.285.480.114,00. Pendapatan lain-lain yang sah tercapai sebesar Rp. 161.262.603.420,58 atau 99,16 persen dari target sebesar Rp. 162.624.854.489,00. “ PAD kita tidak memenuhi target, karena evaluasi Perubahan Perda tentang Pajak dan Retribusi daerah, dari Gubernur Jawa Timur terlambat turun, demikian pula dengan turunnya dana transfer , Pemerintah Pusat menilai angka kemiskinan kita menurun, “ ungkap Bupati Banyuwangi. Belanja daerah tahun 2017 terealisasi sebesar Rp. 2.774.928.856.873,56 atau 93,91 persen dari target sebesar Rp. 2.955.018.223.846,67. Pembiayaan daerah target sebesar Rp. 82.106.355.527,67, terealisasi sebesar Rp. 82.109.711.541,48. Silpa sebesar Rp. 82.072.711.541,48 dan penerimaan kembali pinjaman daerah sebesar Rp. 37.000.000 Usai penyampaian LKPJ akhir tahun anggaran 2017, Bupati Banyuwangi menyerahkan dokumen LKPJ kepada pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi, dan selanjutnya rapat paripurna dinyatakan selesai.(Humas DPRD Banyuwangi)

    • TERBARU
    • TERPOPULER
    • ACAK
    0