DPRB Kab. Banyuwangi

Selamat Datang

di Website Resmi DPRD Kab. Banyuwangi

Anggota DPRD Kab. Banyuwangi

Visi


"Menjadi Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang Terpercaya,Kreatif dan Aspiratif"

  • Main Menu
  • Bagaimana Menurut anda tentang kinerja DPRD Kab. Banyuwangi?".

    • Setuju
    • Tidak Setuju
    ×

    BUPATI BANYUWANGI AJUKAN KUA-PPAS APBD TAHUN 2018 KE DPRD

    Bupati Banyuwangi,H.Abdullah Azwar Anas,M.Si menyampaikan nota penjelasan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Banyuwangi Tahun 2018, dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (10/10/2017).

    Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD, H.Joni Subagio,SH.MH, didampingi Ismoko dan Hj.Yusieni. Dihadiri Bupati Banyuwangi,H.Abdullah AzwarAnas,M.Si, Plt Setda, Drs. Djadjad Sudrajat, Jajaran Kepala SKPD, Camat, Kades dan Lurah Se Banyuwangi

    Bupati Anas menjelaskan, pada tahun 2018,  Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan menfokuskan pada kebijakan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. Dengan memastikan rakyat khususnya nelayan, petani di pelosok, warga di desa dapat merasakan hadirnya pemerintah daerah dan merasakan buah pembangunan daerah, serta merasa bangga menjadi warga Kabupaten Banyuwangi.

    Selanjutnya perkembangan terbaru dinamika makro ekonomi yang terjadi saat ini,  akan mempengaruhi stabilitas ekonomi Banyuwangi. Perekonomian global masih mengalami berbagai hambatan dan diprediksi tumbuh relatif sama dengan tahun 2017.  Pertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 2018 diprediksi tumbuh dalam kisaran 5,65 persen. PDRB atas harga berlaku diprediksi tumbuh 76,85 Trilyun, dengan laju inflasi sebesar 3 hingga 4 persen.

    “Proyeksi pertumbuhan ekonomi lesu, dapat digerakkan pada sektor pariwisata yang diprediksi tumbuh 8,41 persen dengan didukung oleh penyedia akomodasi, perdagangan,informasi,komunikasi dan berbagai sektor lainnya,” jelas Bupati Banyuwangi dihadapan rapat paripurna DPRD.

    Pendapatan Daerah tahun 2018 diproyeksikan sebesar Rp. 2,42 Trilyun,mengalami penurunan dibandingkan dengan target pendapatan daerah tahun 2017, yakni sebesar Rp. 2,69 Trilyun atau turun sebesar 8,76 persen atau sebesar Rp.235,2 Milyar. Hal ini dikarenakan dana transfer pusat dan Sisa lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) juga turun.Tetapi target Pendapatan Asli Daerah tahun 2018 naik, dan kenaikan nilai pajak daerah akan dialokasikan untuk program subsidi sosial.

    “ Pajak Daerah diproyeksikan mencapai Rp. 190,21 Milyar, mengalami  peningkatan 27,64 persen atau sebesar Rp. 41,18 Milyar dibandingkan dengan tahun anggaran 2017 yaitu 149,3 Milyar,”ungkap Bupati Anas.

    Rencana Belanja Daerah tahun 2018 mengalami penurunan sebesar Rp. 387,26 Milyar dibandingkan dengan APBD tahun 2017 sebesar Rp. 2,87 Trilyun menjadi  sebesar Rp. 2,48 Trilyun.

    “ Belanja langsung pada seluruh perangkat daerah sebesar Rp. 979,75 Milyar, dan Belanja Tidak langsung sebesarRp. 1,50 Trilyun,” ucapBupati Anas

    Pembiayaan daerah berdasarkan rancangan pendapatan dan belanja. Terjadi defisit pendapatan atas belanja sebesar Rp. 29 Milyar, yang ditutup dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun lalu yang meningkat sebesar Rp. 29 Milyar.(Humas DPRD Banyuwangi)

    • TERBARU
    • TERPOPULER
    • ACAK