DPRB Kab. Banyuwangi

Selamat Datang

di Website Resmi DPRD Kab. Banyuwangi

Anggota DPRD Kab. Banyuwangi

Visi


"Menjadi Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang Terpercaya,Kreatif dan Aspiratif"

  • Main Menu
  • Bagaimana Menurut anda tentang kinerja DPRD Kab. Banyuwangi?".

    • Setuju
    • Tidak Setuju
    ×

    DPRD BANYUWANGI SAHKAN RAPERDA PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN APBD TAHUN ANGGARAN 2016.

    Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Banyuwangi  Tahun 2016, yang diajukan Bupati Banyuwangi sejak bulan Juni lalu, disahkan menjadi Perda. Penetapan Perda dilakukan dengan penandatanganan oleh kedua belah pihak,yakni Bupati  H.Abdullah AzwarAnas,M.Si dengan Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara,SE, Kamis (13/07/2017).

    Sebelum penetapan Raperda, rapat paripurna yang dipimpim langsung ketua DPRD, diawali dengan penyampaian hasil akhir pembahasan LPP APBD Tahun 2016 oleh Pimpinan Badan Anggaran, Ismoko,SE.

    Secara umum seluruh permintaan penjelasan Badan Anggaran kepada eksekutif terkait dengan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2016, telah dijawab dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah dengan rinci dan lengkap disertai regulasi yang mengaturnya.

    Bahkan dalam laporan tersebut, Badan Anggaran memberikan apresiasi kinerja Pemerintah Daerah,khususnya terkait dengan neraca kas daerah yang secara kualitas ada efisiensi yang sangat signifikan.

    “Neraca kasdaerah per 31 Desember 2015 sebesar Rp. 320.331.660,515,97 Sen, di tahun 2016 turun menjadi Rp. 86.561.737.754,97 Sen “ jelas Ismoko dihadapan rapat paripurna.

    Untuk pengeluaran kasdaerah tahun 2015 sebesar Rp. 415.470.000.838,sedangkan di tahun 2016 turun menjadi Rp.  286.094.240.000. Saran dan masukan Badan Anggaran kepada TAPD agar lebih cermat dalam melakukan evaluasi terhadap Rencana Kerja Anggaran (RKA) setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

    Pendapatan Daerah tahun 2016 terealisasi sebesar Rp. 2,805 Triliun, dari target anggaran sebesar Rp. 3,05 Triliun atau sebesar 91,84 persen. Belanja dan transfer daerah tahun 2016, terealisasi sebesar Rp. 3,095 Triliun dari anggaran sebesar Rp. 3,426 Triliun, atau 90,33 persen.

    “ Belanja Modal terealisasi sebesar Rp. 911,5 Miliar dari anggaran sebesar Rp. 1,001 Triliuan atau 91,05 persen “ ungkap Ismoko.

    Pos Pembiayaan Daerah, realisasi penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp. 371,3 Miliar dari anggaran sebesar Rp. 371,8 Miliar atau 99,98 persen. Untukpengeluaran pembiayaan tidak dianggarkan dan tidak terealisasi. Jumlah Pembiayaan Netto sebesar Rp. 371,7, sehingga Silpa tahun anggaran 2016 sebesar Rp. 82,1 Miliar, yang merupakan hasil penjumlahan defisit anggaran dengan pembiayaan netto.

    Usai penyampaian laporan hasil akhir pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2016. Pimpinan Rapat Paripurna,ketua DPRD I MadeCahyana Negara meminta persetujuan anggota dewan, apakah Raperda LPP APBD 2016 dapat disetujui, serentak anggota DPRD Banyuwangi menyatakan setuju.

    (Humas DPRD Banyuwangi)

    • TERBARU
    • TERPOPULER
    • ACAK
    0