DPRB Kab. Banyuwangi

Selamat Datang

di Website Resmi DPRD Kab. Banyuwangi

Anggota DPRD Kab. Banyuwangi

Visi


"Menjadi Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang Terpercaya,Kreatif dan Aspiratif"

  • Main Menu
  • Bagaimana Menurut anda tentang kinerja DPRD Kab. Banyuwangi?".

    • Setuju
    • Tidak Setuju
    ×

    EKSEKUTIF SAMPAIKAN TANGGAPAN ATAS PU FRAKSI TERHADAP RAPERDA PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN APBD TAHUN ANGGARAN 2016.

    Setelah tujuh fraksi di DPRD menyampaikan Pemendangan Umum (PU)  atas diajukanya Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Banyuwangi Tahun Anggaran 2016, Senin (12/06/2017). Giliran eksekutif memberikan tanggapan atas PU fraksi tersebut.

    Tanggapan Bupati tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko,S.Sos, dalam rapat paripurna dewan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Ismoko

    Eksekutif memberikan ucapan terima kasihdan  penghargaan kepada  fraksi PDI-Perjuangan, degan kenaikan rasio belanja modal tersebut,eksekutif berusaha semaksimal mungkin terhadap pengalokasian secara proporsional serta percepatan penyerapan anggaran padamasing-masing perangkat daerah, sehingga berdampak pada peningkatan makro ekonomi di Kabupaten Banyuwangi, dan hasil pembangunan tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat.

    Menanggapi PU Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa terkait tidak tercapainya APBD tahun 2016, Wabup Yusuf Widyatmoko menjelaskan,  tidak tercapainya  APBD tahun 2016 dari angka yang ditargertkan, disebabkan beberapa pos penerimaan yang tidak terealisasi sesuai target, seperti BPHTP dan dana perimbangan dari pemerintah pusat.

    Tanggapan Bupati atas PU fraksi Demokrat terkaitkecenderungan penurunan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015 bahkan tahun 2014, eksekutif menjelaskan, berdasarkan prosentase realisasi PAD dari masing-masing tahun tampak mengalami penurunan, tetapi secara nominal realisasi PAD meningkat setiap tahun dengan trend yang positif.

    “ Eksekutifakan terus berupaya meningkatkan PAD melalui kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah dengan berbagai inovasi “ jelaswabup Yusuf Widyatmoko dihadapan rapat paripurna.

    Selanjutnya tanggapan Bupati atas PU fraksi Partai Persatuan Pembangunan terkait  kurang maksimalnya Pendapatan Daerah tahun 2016, Wabup Yusuf Widyatmoko menjelaskan, hal tersebut terjadi karena tidak tuntasnya penyaluran dana transfer dari pusat kedaerah, akibat dari keterlambatan penyampaian pelaporan sebagai persyaratan penyaluran selanjutnya.

    “Kedepan eksekutifakan berupaya mengoptimalkan penyerapan dan pelaporan atas pengunaan dana transferdari pusat,dalam rangka meminimalisir rendahnya penyaluran transfer dimaksud, sehingga dapat meningkatkan perolehan pendapatan daerah” ungkap Wabup YusufWidyatmoko.

    Menanggapi saran dan masukan dari fraksi Golkar-PAN , agar eksekutif mengoptimalkan penerimaan PAD, disampaikan bahwa selama tahun 2016, eksekutif telah melakukan kegiatan ekstensifikasi dan intensifikasi pajak daerah,khususnya pajak hotel,  diantaranya melalui pendataan wajib pajak hotel yang baru, dan pemberian apresiasi kepada wajib pajak hotel terbaik melalui acara Gathering Pajak Daerah tahun 2016.

    “ Pemberian apresiasi terhadap wajib pajak diharapkan mampu menstimulasi hotel-hotel lainnya untuk membayar pajak sesuai dengan potensi dan keadaan riilnya” jelas Wakil Bupati Banyuwangi.

    Kemudian menanggapi PU fraksi Gerindra – Sejahtera terkait setoran PAD yang berasal dari PT.PBS dijelaskan,  sewa kapal LCT Putri Sritanjung I pada tahun 2015,hanya melakukan penyetoran sebesar Rp. 300.617.768.500, sehingga masih terdapatkewajiban setor sebesar Rp. 317.000.768.500. Pada tahun 2016, PT.PBS juga belum melakukan pembayaran atas sewa kapal sebesar Rp. 617.000.768.500

    “Terkait penyelesaian piutan PT.PBS tersebut,akan dirumuskan padasaat RUPS,agar ada solusi terbaik atas persoalan kewajiban PT.PBS” jelasnya.

    Sedangkan untuk tindak lanjut temuan BPK di tahun 2015,tentang penganggaran belanja sebesar Rp. 7,8 Miliar yang dinilai kurang tepat. Eksekutif senangtiasa melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis terkait penentuan rekening mata anggaran yang tepat dan disesuaikan dengan pengadaan barang dan jasa.

    Yang terakhir, eksekutif menanggapi PU fraksi Hanura-Nasdem, eksekutif kedepan akan berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah, serta akan mengedepankan transparansi pengunaan anggaran untuk pembangunan di Kabupaten Banyuwangi.(Humas DPRD Banyuwangi)

     

    • TERBARU
    • TERPOPULER
    • ACAK